Tak Cukup Hanya “Incognito”

Beberapa hari yang lalu saya membaca sebuah tulisan bagus dari Quincy Larson yang berjudul “How to encrypt your entire life in less than an┬áhour”. Artikel tersebut menjabarkan beberapa tips tentang bagaimana untuk tetap aman dalam dunia digital, termasuk di dalamnya penggunaan browser yang memiliki fitur dalam hal keamanan yang jauh lebih baik dari pada browser yang umum kita gunakan seperi Chrome, Firefox, Safari, dan lain sebagainya, bahkan sekalipun kita sudah menggunakan fitur Incognito ataupun Private Window. Silahkan gunakan TOR. Continue reading “Tak Cukup Hanya “Incognito””

Mau, Blog dan Domain .my.id Gratis dari PANDI?

Sudahkan tahukan Anda dengan program PANDI (Pengelola Nama Domain Indonesia) terbaru yang satu ini? Bersyukurlah karena dengan adanya program ini kita akan mendapatkan satu domain gratis dengan ekstensi .my.id beserta satu blog gratis pula dengan platform WordPress Multiuser. Atau anggap saja kalian akan mendapatkan satu blog WordPress beserta domain my.id gratis tis tis. Contohnya http://sasono.my.id Uhuk ..

How Does It Work?

Seperti yang tertulis di halaman awal demo.e.id.

Mari bergabung di revolusi Identitas Digital Indonesia.
Cukup gunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dari KTP anda, dan nikmati kemudahan beraktifitas digital.

Continue reading “Mau, Blog dan Domain .my.id Gratis dari PANDI?”

Kustomisasi Tema Kactus Untuk Jekyll

Karena sebuah blog adalah cerminan dari pemiliknya, maka sudah semestinya tampilan juga harusnya disesuaikan dengan pemilik. Atau sedikit sentuhan setidaknya perlu dilakukan untuk memaksimalkan fitur maupun tampilan dari sebuah blog.

Saya memakai Jekyll sebagai tool untuk membangun blog ini. Tema yang saya gunakan adalah Kactus milik Nick Balestra dengan beberapa perubahan atau kustomisasi. 1

Markdown dan Highlighter

Secara default tema Kactu menggunakan markdown Redcarpet dan hilighter Pygments, namun sejak perilisan Jekyll 3, Jekyll secara default menggunakan Kramdown sebagai markdown, dan Rouge sebagai highligter default. Oleh karena itu diperlukan perubahan markdown dan highlighter pada file _config.yml rubah menjadi seperti di bawah ini.

Continue reading “Kustomisasi Tema Kactus Untuk Jekyll”

Google Noto Fonts

Bagi kalian yang belum pernah dengar proyek Google yang satu ini mungkin akan bertanya-tanya tentang maksud atau tujuan dari adanya proyek tersebut. Google Noto Fonts adalah proyek lain milik Google disamping Google Fonts.

Seperti kutipan yang ada pada halaman resmi, proyek ini bertujuan untuk menyelaraskan tampilan visual seluruh bahasa di dunia. Jadi tidak perlu banyak jenis font yang digunakan untuk setiap penulisan sebuah bahasa.

Untuk Indonesia sendiri, Noto sudah memiliki beberapa bahasa daerah di Indonesia; Achi, Bali, Banjar, Batak Toga, Betawi, Bugis, Gorontalo, Jawa, Kerinci, Komering, Lampung Api, Madura, Makasar, Malay (Arab), Mandar, Mentawai, Minangkabau, Ngaju, Rejang, Sangir, Sasak, Selayar, Sunda, Tae’, Tolaki, Cina Tradisional, Uab Meto, dan bahasa Indonesia sendiri.

Noto menyediakan dua jenis font yang dapat digunakan dalam penulisan, yaitu Sans dan Serif.

Tertarik? silahkan kunjungi halaman resmi Google Noto Fonts untuk mengunduhnya.