Ngopi Dewe Kemarin Sore

Sehari yang lalu saya sempat terlibat dalam obrolan singkat dengan seorang wanita paruh baya. Sebuah pembicaraan singkat di salah satu sudut kota Madiun, di warung kopi pinggir jalan.

Entah angin apa yang membawa seorang wanita paruh baya penjual bak plastik itu tiba-tiba berbelok menghampiri saya yang sedang duduk menikmati secangkir kopi instant. Sekilas sebelumnya memang kami sempat bertatapan mata.

Beliau menawarkan dagangannya dengan renyah, sama seperti para pedagang kebanyakan. Saya sebenarnya binggung, wanita ini harusnya tau, saya bukanlah ibu-ibu yang seharusnya ditawari barang macam ini, kalau diprosentase, kemungkinan saya beli juga tidak akan lebih dari 20%. Penjual pasti tahu target pemasaran bukan? hehe. Atau mungkin sudah terlalu frustasi dengan dagangannya? Ah embuh lah.

Continue reading “Ngopi Dewe Kemarin Sore”

Racun Bagi Darahku

Menghadapi kemerdekaan tanpa cinta
Kau takkan mengerti segala lukaku
Karena cinta telah sembunyikan pisaunya.

Membayangkan wajahmu adalah siksa
kesepian adalah ketakutan dan kelumpuhan
Engkau telah menjadi racun bagi darahku
Apabila aku dalam kangen dan sepi
Itulah berarti, aku, tungku tanpa api.

Rosid (Tiga Hati, Dua Dunia, Satu Cinta)

30 Agustus 2015

Angin pemberontakan menyerang langit dan bumi
Dan dua belas ekor serigala muncul dari masa silamku
Merobek-robek hatiku yang celaka.

Berulang kali kupanggili namamu
Apakah engkau sudah menjadi masa silamku?
Kupanggili namamu ..
Kupanggili namamu ..

-Rosid (Tiga Hati, Dua Dunia, Satu Cinta) ku

Bacaan Sholawat Tarhim

Saya yakin jika kebanyakan orang pernah mendengarkan bacaan sholawat yang satu ini, karena memang sangat populer di negara tercinta ini. Terlebih di bulan Romadhon seperti sekarang, Anda akan biasa mendengar sesaat setelah waktu imsyak dikumandangkan sebelum adzan sholat shubuh.
Menurut informasi yang saya dapat, sholawat ini diciptakan oleh Shaykh Mahmoud Khalil Al Hussary, silahkan kalian cari tahu sendiri siapa beliau.

Sewaktu kecil saya pernah bertanya kepada salah seorang guru ngaji tentang bacaan ini, karena saya kira ini merupakan ayat Al Qur’an, tetapi beliau hanya menjawab jika itu hanyalah sholawat, dan dari situlah saya tahu kalu nama sholawat ini merupakan sholawat tarhim.

Continue reading “Bacaan Sholawat Tarhim”

Menyamakan Frekuensi

Bagi saya, aktivitas ngobrol itu bukan soal kecil dan bukan perkara mudah, kecuali kalau kalian menjadikan obrolan sebagai sarana tak lebih dari sekedar bentuk interaksi untuk bertukan informasi.

Karena diluar itu semua, di dalam aktivitas ngobrol sebenarnya masih ada beberapa hal yang bisa kita pahami, lebih dari sekedar aktivitas bertukar informasi.

Menilai Seseorang

Sejak dulu saya senang menilai orang dengan berbagai cara, salah satunya dengan berbicara. Akan ada perasaan tersendiri jika mampu menemukan karakter seseorang yang kita nilai, percayalah. Entah dalam hasil penilaian yang kita dapati nanti benar atau salah, saya rasa itu semua tidak akan menjadikan masalah besar, sejauh kalian tidak mengumbar hasil penilaian kalian terhadap seseorang ke banyak orang. just keep it secret!. Nilailah seseorang untuk dirimu sendiri.

Continue reading “Menyamakan Frekuensi”